Berita >> Gaya Hidup >> Gaya Hidup

Setelah Modernitas Dan Posmodernitas
BERITA - komunitasembunpagi.blogspot.com - Sebuah karya besar yang patut kita apresiasi dan menjadi bahan rujukan dalam cultural studies adalah Dunia yang Dilipat: Tamasya Melampaui Batas-batas Kebudayaan oleh Yasraf Amir Piliang (2004), terutama terbitan paling akhir oleh Jalasutra. Dalam pengantarnya, penerbit Jalasutra menyatakan bahwa, ...banyak pemikir kontemporer yang diulas cukup panjang dan cair pemikirannya oleh Yasraf, ternyata nyaris tak tersentuh dan tak diulas detail oleh penulis kebudayaan lainnya (2004: 34).

Dunia yang Dilipat berangkat dari realitas baru, yang tercipta akibat pemadatan, pemampatan, peringkasan, pengecilan, dan percepatan dunia. Betapa tidak, merunut pada logika Yasraf, berjilid-jilid buku yang dulu memenuhi satu lemari, sekarang dimampatkan dalam sebuah flash disk seukuran jari kelingking kita; mengirim surat dari Demak ke Denmark tak perlu menunggu berhari-hari, dalam hitungan detik lewat e-mail, surat kita sudah sampai; kita pun tak perlu berdesak-desakan mengantre tiket film di
Lihat Sumbernya
Dikirim: 34 hari 22 jam lalu
Pengirim: ajiib
Kirim ke Teman: Kirim ke teman
Kategori: GAYA HIDUP
Tag: Gaya Hidup, Modernitas, Posmodernitas
Sortir: Sortir

  Setting   Tutup Komentar   Sensor  

 
Kamu bisa membalas pesan yang kamu terima disini. (kode HTML tidak diperbolehkan)


  Pesan akan segera ditampilkan setelah proses kirim.
 

Berita Terkait

278  5 Gaya Hidup Hindari Stroke
1  BlackBerry Sudah Menjadi Gaya Hidup Di ...
284  Mengelola Sampah, Mengelola Gaya Hidup
1  Penthouse, Didesain Dengan Gaya Hidup ...
1  Antara Jadwal Pembuangan Zat Beracun Dan ...